Wujudkan Kader Militan PCNA Pejawaran Gelar Darul Arqam

Saat ini diberbagai organisasi terjadi krisis kader. Banyak organisasi yang gagal dalam menjalankan kaderisasi. Terkadang kader yang adapun belum sesuai harapan. Untuk menghindari krisis kader dan meningkatkan kemampuan  kader yang ada, Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah Pejawaran belum lama ini menyelenggarakan Darul Arqam. Kegiatan Darul Arqam dilaksanakan selama dua hari yaitu Hari Sabtu-Ahad tanggal 24-25 Nopember 2018. Kegiatan dilaksanakan di MI Muhammadiyah Penusupan. Diikuti oleh 35 orang yang berasal dari 6 ranting di Cabang Pejawaran yaitu Ranting Tlodas, Sarwodadi, Germadang, Giritirta, Penusupan, dan Karangsari. Masing-masing ranting diundang sebanyak 5 orang.  

Darul Arqam NA Pejawaran dibuka secara resmi oleh Ketua PCM Pejawaran, H.Sudiro. Dalam sambutannya H. Sudiro mengajak kepada semua hadirin agar semiua ortom yang ada bersatu padu mengikuti dan mensukseskan semua program PCM. Salah satu program yang ingin dilaksanakan bersama adalah Pengajian Ahad Kliwon. Diharapkan semua warga Muhammadiyah tak terkecualai NA ikut menghadiri pengajian rutin tersebut. Lebih lanjut Sudiro juga mengucapkan selamat dan terima kasih kepada semua pihak atas terselenggaranya Darul Arqam NA Pejawaran. Diharapkan peserta bisa mengikuti dengan sungguh-sungguh kegiatan tersebut dan bisa menerapkan ilmu yang didapatnya  untuk kemajuan organisasi Muhammadiyah.

Ketua penyelenggara sekaligus Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah Pejawaran, Suji Hartiti, S.Pd.SD ketika ditemui usai upacara pembukaan menyampaikan bahwa tujuan diselenggarakannya Darul Arqan ini adalah untuk pengkaderan, agar kader NA di cabang Pejawaran menjadi kader yang militan. Hal ini sejalan dengan tema Darul Arqan yang diambil yaitu Membentuk Kader Nasyiatul Aisyiyah yang Militan, Pelopor Kebaikan Wujudkan Cita Ahmad Dahlan. Ketika ditanya tentang kendala yang dihadapinya dalam memimpin organisasi NA  Titi menyampaikan  bahwa pengkaderan di NA masih kurang. Menurutnya hal ini disebabkan karena masih keterbatasan pimpinan cabang, kondisi geografis yang  cukup sulit, kesibukan warga NA karena sebagian besar masih memiliki balita, dan kurangnya inisiatif kreatif dari pengurus. Harapan yang didambakan adalah peserta bisa menjadi kader yang militan dan bisa membawa nama baik persyarikatan.

Materi dalam Darul Arqam NA Pejawaran meliputi Al Islam, Kemuhammadiyahan, Kepemimpinan, Kenasyiahan, dan Keorganisasian. Narasumber berasal dari PDNA, dan PCM. Narasumber dari PCM adalah Sumono, S.Pd.I sedang dari PDNA adalah Jeki, Lulu dan  Septi.   (Parijem, LPPA PDA Banjarnegara)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *