Month: December 2018

Gembleng Militansi Kader, PCM Wanayasa Adakan Kegiatan 3 in 1

Gembleng Militansi Kader, PCM Wanayasa Adakan Kegiatan 3 in 1

Berita, Cabang Ranting
Bertempat di MBS Wanayasa Senin hingga Selasa, 16 – 17 Rabbiul Akhir 1440 H digelar 3 kegiatan sekaligus. Tiga kegiatan tersebut adalah Baitul Arqam Muhammadiyah, Pelatihan Mubalighot Aisyiyah, dan Darul Arqam Nasyiatul Aisyiyah. Kegiatan diikuti lebih dari 120 peserta dari unsur pimpinan cabang, utusan ranting, dan ortom se-Cabang Wanayasa. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wahyudin, S.Ag, M.SI dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banjarnegara. Dalam sambutannya, Wahyudin mengutip pendapat Prof. Dr. H. Suparman Syukur, MA tentang karakteristik yang disematkan pada warga Muhammadiyah dan NU. Menurutnya; “Warga Muhammadiyah bisa berbaris tetapi tidak bisa berkumpul, sebaliknya warga NU bisa berkumpul tetapi tidak bisa berbaris.” Lebih lanjut Wahyudin menjelaskan, Prof. Dr. H. Suparman Syukur
(2) Dengan Segala Keterbatasan, Kader Terbaik IPM Banjarnegara Berhasil Menimba Ilmu di Universitas Al-Azhar, Mesir.

(2) Dengan Segala Keterbatasan, Kader Terbaik IPM Banjarnegara Berhasil Menimba Ilmu di Universitas Al-Azhar, Mesir.

Artikel, Feature
Cita – cita itu akhirnya tercapai. Setelah menjalani pendidikan lebih kurang satu tahun di Ma'had Abu Bakar Ash-Shiddiq Universitas Muhammadiyah Surakarta, Faiz mencoba untuk mendaftar di Universitas Al-Azhar Cairo, Mesir. Niatnya untuk melanjutkan di Madinah dia ganti setelah melalui beberapa pertimbangan dan diskusi dengan teman-teman serta ustadznya yang ada di Ma’had. Dia memutuskan untuk beralih ke Mesir dengan alasan: jika ke Madinah itu pengumuman penerimaan baru akan keluar 1 atau 2 tahun setelah pendaftaran. Itu jika diterima, jika tidak maka waktu selama itu akan menjadi waktu yang terbuang. Akhirnya dia memutuskan untuk memilih Al-Azhar Cairo, Mesir. “awalnya belum begitu niat. Tapi setelah konsultasi dengan teman tentang keutamaan Mesir saya jadi tertarik” katanya. Dia me
(1) Dengan Segala Keterbatasan, Kader Terbaik IPM Banjarnegara Berhasil Menimba Ilmu di Universitas Al-Azhar, Mesir.

(1) Dengan Segala Keterbatasan, Kader Terbaik IPM Banjarnegara Berhasil Menimba Ilmu di Universitas Al-Azhar, Mesir.

Artikel, Feature
Berapakah biaya yang dibutuhkan untuk menempuh pendidikan di Universitas Al-Azhar Kairo Mesir? Berapakah kebutuhan biaya hidup disana? Jika kita berhitung dan menemukan angkanya sudah pasti kita bergumam bahwa tidak mungkin orang dengan tingkat ekonomi menengah ke bawah mampu untuk menyekolahkan anaknya kesana. Tidak mungkin remaja biasa-biasa saja, tidak banyak harta bercita-cita  menuntut ilmu di negeri nun jauh dari tempat tinggalnya. Faiz Albar Darmawan (19), remaja kelahiran Kampung Kerkop RT 1 RW 5, Wonosobo Barat, Kabupaten Wonosobo itu membuktikan diri bahwa analisa diatas salah. Faiz bukanlah anak yang dilahirkan dari keluarga berada, ekonomi keluarganya hanya mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari dan juga untuk bersekolah ke dua orang adiknya. Tetapi kini ia telah sampai disana.
Peserta Baitul Arqom Tertua dan Termuda Yang Menginspirasi

Peserta Baitul Arqom Tertua dan Termuda Yang Menginspirasi

Cabang Ranting, Majelis/Lembaga
Tepuk tangan meriah menggema saat peserta tertua Baitul Arqom PCM Gabungan,Blambangan, Bawang, Binorong dan Pucang menyampaikan kesan dan pesan mewakili peserta, saat upacara penutupan. Kader Aisyiyah itu bernama Siti Rofiah, adalah anggota Pimpinan Aisyiyah Cabang Blambangan berusia 71 tahun, yang cerdas,percaya diri dan kocak. Tinggal di lingkungan yang minoritas wargaMuhammadiyah, ghirah berdakwah dan menggerakkan persyarikatan sungguh pantas diapresiasi. Demikian juga selama mengikuti kegiatan Baitul Arqom, peserta yang satu ini disiplin dan selalu aktif. Ketika materi outbond, bersama denganpeserta lain yang jauh lebih muda tidak terlihat tua, karena segala permainandia ikuti dengan penuh semangat. “Matur nuwun sanget dumateng penyelenggara lan instruktur saking daerah ingkang sam
Senam dan BAKSOS menjadi Pelengkap PKD TM 1 SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara, di Kalibening

Senam dan BAKSOS menjadi Pelengkap PKD TM 1 SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara, di Kalibening

Ortom
KALIBENING- Ada yang unik dari SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara, di Kalibening ini. Setelah siswa selesai melaksanakan Pelatihan Akhir Semester (PAS) Ganjil  mereka mengadakan Pelatihan Kader Dasar Taruna Melati 1 (PKD TM1). Waktu yang biasanya digunakan untuk Classmeeting atau refreshing lainnya untuk mengisi waktu luang sebelum pembagian rapor mereka ganti dengan diadakan kegiatan PKD TM1. Classmeeting tersebut tidak hilang sepenuhnya karena sebelumnya telah diadakan Classmeeting selama dua hari. PKD TM1 ini diadakan selama 4 hari yaitu dari tanggal 10-14 Desember 2018 dengan tiga hari berada di SMA Muhammadiyah 4 dan yang satu hari di Desa Karanggondang, Kec.Kalibening.  PKD TM ini diikuti oleh 110 peserta yang merupakan siswa kelas 10 SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara, di Kalibening da