Kuasa Allah atas Kisah dan Warna pada Pengajian Ahad Pagi Argasoka

Argasoka-Pengajian rutin Ahad pagi yang dilaksanakan setiap satu bulan sekali oleh Pimpinan cabang Argasoka kali ini sungguh banyak kisah dan warna yaitu pada Ahad (03/02) di halaman Kelurahan Argasoka. Kisah dan warna dalam pengajian ini diawali dari pra pengajian atau sebelum pengajian dimulai yakni pada saat persiapan pengajian karena sungguh tak disangka hujan gerimis manja membasahi pelataran kelurahan Argasoka hingga begitu lamanya sementara waktu berjalan semakin mendekati pukul 06.00 yang berarti waktu sudah semakin siang. Namun atas Kuasa Allah meredakan hujan yang sempat turun tersebut sehingga panitia pengajian mulai bergerak kesana kemari untuk menata kursi dan lain hal untuk mempersiapkan pengajian. Awal menata kursi untuk jama’ah pengajian yaitu di dalam Aula Kelurahan Argasoka dengan pertimbangan barangkali hujan turun kembali. Setelah kursi tertata sebanyak 2 larik jama’ah pengajian mulai berdatangan termasuk Ketua Umum PCA Argasoka yakni Mu’amah yang spontan mendekati panitia dan mengusulkan agar lokasi pengajian di pindah di halaman Kelurahan Argasoka, “pak, mas tolong pengajian di luar saja yaitu di halaman , meskipun barusan gerimis tapi mudah – mudahan nanti tidak geriumis lagi. Karena kalau di dalam Aula suaranya kurang jelas untuk didengar” katanya sembari menunjuk lokasi halaman

Spekulasi pun akhirnya dilakukan oleh panitia pengajian dengan memindahkan kursi-kursi yang tadi telah tertata di dalam aula kelurahan dipindah ke halaman dan penuh harapan semoga gerimis tidak turun kembali ketika pengajian berlangsung. Hingga akhirnya semua kursi tertata rapi dan mulai di tempati oleh para jama’ah yang menandakan bahwa tidak lama lagi menunjukan pukul 06.30 saatnya pengajian dimulai namun ternyata seseorang yang menjadi pembawa acara belum juga datang dan ternyata memang benar tidak bisa datang, maka akhirnya salah satu panitia mencoba mengubungi anak Pimpinan Daerah IPM Banjarnegara dengan tujuan akan meminta tolong untuk menjadi pembawa acara dalam pengajian ahad pagi kali ini. Atas Kuasa Allah di saat waktu kurang 15 menit sebelum pengajian dimulai  akhirnya ada anak dari PD IPM Banjarnegara yang merespon baik dengan mengatakan In Syaa Allah siap menjadi pembawa acara dalam pengajian tersebut lewat telepon WA.

Sembari menunggu anak PD IPM Banjarnegara datang, panitia juga masih sibuk mempersiapkan ube rampe pengajian termasuk mempersiapkan LCD untuk nantinya sebagai media dalam pengajian, karena sebelumnya memang  belum dikordinasikan dengan pemateri bahwa akan menggunakan proyektor, sampai kahirnya LCD terpasang didinding namun ternyata kabel proyektor yang akan disambungkan ke laptop pemateri berbeda tipe sehingga tidak bisa terpasang, maka akhirnya panitia dengan gerak cepat mencoba mencari kabel lain diruang penyimpanan perlengkapan pengajian yaitu di kantor LKM yang lokasinya berseberangan dengan Kantor Kelurahan Argasoka. Waktupun berlalu hingga beberapa menit dan semakin dekat dengan waktu mulai pengajian, lagi lagi atas Kuasa dari Allah akhirnya kabel yang diharapkan bisa ketemu dan langsung ditancapakan antara proyektor dan laptop pemateri, dan dalam waktu yang bersamaan pula anak PD IPM Banjarnegara pun datang yaitu Arif dan Hanif yang saat ini keduanya masih duduk di SMA 1 Muhammadiyah Banjarnegara kelas 10 dan 11. Tidak lama kemudian pembawa acara memulai pengajian dan membuka dengan bacaan Basmallah yang dilafalkan secara bersama-sama oleh seluruh jama’ah pengajian.

Eko Kus Indarto yang diamanahi oleh PDM Banjarnegara sebagai pemateri pengajian kali ini menyampaikan pengajian dengan tema Nasihat Untuk Unggul. Dalam isi pengajiannya beliau menyampaikan bahwa setiap orang seharusnya berani untuk hidup bukan berani untuk mati, karena berani untuk hidup akan lebih susah dan penuh tantangan, namun dengan demikian akan terasa mudah apabila dalam semua hal manusia melibatkan Allah SWT. Dan dilanjutkan saat kita berani untuk hidup mestinya kita gunakan lisan kita sebaik mungkin, karena semudah mudahnya seseorang ialah bicara namun terkadang tidak dipertimbangkan terlebih dahulu yang bahkan terkadang menimbulkan dampak buruk yakni terdapat sesesorang yang tersakiti atas ucapannya, maka mestinya setiap muslim harus lebih hati – hati dalam berucap karena hati yang tersakiti nyaris tidak ada obatnya meskipun sudah meminta maaf sekalipun namun terkadang dalam hati kecil manusia masih mengungkit masalah tersebut. Kemudian dijelakan pula bahwa meskipun manusia telah melaksanakan haji tidak menjadikan setan tidak mau mengusik setiap kegiatannya karena sebetulnya setan yang mengganggu  manusia yang sudah haji lebih ganas dibanding dengan manusia yang belum haji, baik mengganggu kegiatan keluarga ataupun kegiataan sosial lainnya, karena itu islam mengajarkan  hidup qona’ah yang berarti menerima apa yang telah diterima oleh manusia itu sendiri, sehingga apabila kita menerapkan qona’ah tersebut dalam kehidupan sehari hari, kita mampu berada di jalan Allah. “ dengan qona’ah manusia yang sudah haji ataupun belum akan mampu melawan setan baik setan biasa ataupun setan yang ganas” ucap Eko Kus Indarto sebagai pemateri yang tidak lama kemudian menutup materi pengajiannya.

Selesainya pengajian pembawa acara membacakan hasil perolehan infaq pada pengajian kali ini yakni mendapat uang sebanyak Rp 1.695.000 spontan jama’ah mengucap alhamdulillah selain karena mendapat infaq namun juga karena perolehan infaq pengajian kali ini adalah perolehan infaq terbanyak semenjak diadakannya pengajian, dan ada beberapa jama’ah yang berpendapat bahwa sepertinya hari ini kedatangan caleg sehingga infaq mendapat segitu banyaknya. Dan betul adanya  bahwa dalam pengajian kali ini memang dihadiri oleh salah satu caleg namun tidak ada yang dapat memastikan apakah kedatangan caleg tersebut sebagai salah satu faktor perolehan infaq lebih banyak dibanding dengan pengajian – pengajian sebelumnya seperti pendapat dari beberapa jama’ah tadi, Wallahu a’lam.  Akhirnya pembawa acara menutup pengajian dengan bacaan hamdallah dan doa kafaratul majlis yang dilafalkan secara bersama – sama oleh seluruh jama’ah.

Sungguh pengajian ahad pagi yang berjalan penuh kisah dan warna karena saking banyaknya kuasa Allah bahkan hingga mendapat infaq 3 kali lipat lebih banyak dari pengajian pengajian  sebelumnya, karena itu semoga pengajian kali ini, dan pengajian-pengajian selanjutnya selalu berjalan lancar atas Kuasa Allah dan mendapat ridhoNya aamiin ya robbal “alaamiin. Ravel-Tim Media Muhammadiyah Banjarnegara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *