114 Peserta Ikuti Tes Masuk MBS Wanayasa

Animo masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di MTs atau MBS Wanayasa cukup besar. Ini terbukti dari membludaknya calon siswa / santri yang mengikuti tes masuk gelombang 1, Kamis (7/3/2019). Tes diikuti oleh 114 calon siswa / santri dari berbagai wilayah di Banjarnegara. Bahkan ada juga peserta dari luar Jawa yakni dari Lampung dan Kalimantan.

Muhammadiyah Bording School (MBS) Wanayasa merupakan kelanjutan dari MTs Muhammadiyah Wanayasa yang sudah berdiri sejak 1985. MBS menerima santri baru sejak Tahun Pelajaran 2017/2018. “Tahun ini merupakan tahun ke-2 untuk penerimaan santri MBS.” kata Wahyudin, Direktur MBS Wanayasa.

Lebih lanjut Wahyudin menjelaskan bahwa berhubung keterbatasan fasilitas asrama, tidak semua santri bisa diterima sebagai santri mukim. Oleh karena itu tahun ini MBS masih membuka kelas reguler. Dari hasil tes tertulis, baca tulis Alquran dan wawancara dengan orang tua 90 peserta dinyatakan diterima dan 1 sebagai cadangan, dengan perincian 23 santri mukim dan 67 kelas reguler. Untuk melengkapi kuota 100 masih dibuka pendaftaran gelombang 2 untuk 9 calon siswa / santri lagi.

Sementara itu Widyasmara selaku Ketua PCM Wanayasa ketika memberikan sambutan di hadapan calon santri dan orangtuanya menyampaikan ucapan terima kasih atas keparcayaan yang diberikan kepada MBS. Amanah ini tidak akan disia-siakan oleh MBS. MBS Wanayasa sesuai dengan visinya akan berusaha mewujudkan generasi yang cerdas, sehat dan berakhlak mulia.

Untuk mewujudkan hal itu, MBS Wanayasa menawarkan program unggulan antara lain, pendampingan tertib ibadah, pendampingan belajar, manajemen diri dan lingkungan, tahfidz 6 juz, dan pembiasaan bahasa Arab dan Inggris. Lebih jauh Widya menjelaskan bahwa jika di pondok lain ada larangan membawa HP, di MBS Wanayasa justru diperbolehkan, namun dengan waktu pemakaian terjadwal. Jika sedang tidak dipakai HP dititipkan pada Ustaz/ustazah. HP hanya digunakan untuk komunikasi atau pembelajaran yang membutuhkan bantuan teknologi. “Sebab zaman tidak bisa dilawan, tapi bisa diajak berkawan.” kata Widya menirukan slogan bukalapak.com (Rokhmani – Tim Media PDM Banjarnegara)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *